Jumat, 29 Juni 2012

Budidaya Jamur Tiram sebagai Usaha Sampingan

Jamur tiram selain bermanfaat untuk kesehatan juga banyak dikembangkan untuk konsumsi rumah tangga. Pengolahan jamur tiram yang semakin banyak variannya dan banyak peminatnya tentu akan menjadi daya tarik bagi pengusaha makanan ataupun petani jamur tiram.

Untuk  membudidayakan jamur tiram mungkin cara berikut ini dapat bermanfaat untuk anda yang berminat membudidayakan jamur tiram.

Langkah pertama : Menyediakan Tempat Untuk Budidaya Jamur Tiram (Kumbung Jamur). Kumbung Jamur yang anda persiapkan dapat juga dibuat di sekitar tempat anda. Dari pengalaman kami kumbung jamur dengan Ukuran 9m x 3m dapat memuat baglog jamur +- 3000 baglog. Jika anda tidak mempunyai tempat mungkin anda juga dapat menyewa tempat untuk budidaya jamur tiram di tempat teman, relasi atau yang lainnya.

Langkah kedua     :  Menyediakan baglog jamur tiram yang sudah siap dibudidayakan. Salah satu cara usaha  jamur tiram adalah dengan mengembangkan jamur tiram tanpa produksi dari awal (pemeliharaan Jamur). Memilih baglog jamur tiram yang tentunya berkualitas menjadi salah satu pilihan untuk usaha jamur tiram sebagai usaha sampingan. Kami Jamur Tiram Tombo Ati menyediakan Baglog Jamur Tiram Siap untuk dikembangkan tentunya dengan kualitas baik.

Langkah ketiga        :   Penyusunan Baglog Pada rak rak di kumbung Jamur. Penyusunan Baglog jamur tiram ini bertujuan agar sirkulasi udara baik, dan juga kemudahan dalam perawatan jamur tiram. Untuk daerah panas tentunya dalam penyusunan baglog jamur tentu lebih sedikit (3 tingkat).

Langkah keempat     :   Perawatan/ Pemeliharaan Jamur Tiram. Agar hasilnya lebih baik tentunya dilakukan pemeliharaan dengan baik juga. Adapun Perawatan yang dapat dilakukan misalnya dengan menjaga suhu dan kelembaban kumbung jamur tiram.
Langkah kelima            :    Pemanenan Jamur Tiram. Pemanenan Jamur Tiram dapat dilakukan kurang lebih selama 2 bulan setelah jamur tadi tumbuh bahkan dapat mencapai 2.5 sampai 3 bulan. Dengan Hasil dapat mencapai kisaran 3.5 Kuintal dalam 1000 baglog (rata-rata yang pernah kami alami).

Langkah keenam            :    Pemasaran Jamur Tiram. Jamur tiram dapat dipasarkan melalui tengkulak jamur maupun dijual sendiri ke pasar tradisional dengan harga di pasaran dapat mencapai Rp,8000 (di daerah kami pada tingkat pembeli terakhir) tentu hal ini dapat memberikan tambahan penghasilan bagi kita. Dan prospek jamur tiram kedepannya bisa lebih baik dengan adanya peminat yang lebih banyak dan gaya kreasi dari pemanfaatan jamur tiram.

Demikian sedikit ulasan mengenai pemeliharaan jamur tiram / Budidaya Jamur Tiram sebagai Usaha Sampingan semoga artikel ini bermanfaat.


2 komentar:

  1. maNtab saya juga sudah memulai usaha ini berkat film top secret billionaire

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah bagus semangat terus pokoknya

      Hapus